SEMINAR NASIONAL & WORKSHOP MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA

Seiring dengan implementasi kurikulum 2013, diharapkan adanya perubahan paradigma pada pelaksanaan pembelajaran. Pembelajaran yang pada awalnya berpusat pada guru (teacher centered) berubah menjadi berpusat pada siswa (student centered). Guru diharapkan lebih kreatif dan inovatif dalam menyajikan materi pelajaran, sehingga mampu merangsang kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa, bahkan mampu menghasilkan sebuah karya. Dengan kata lain, pembelajaran diharapkan berada pada level yang lebih tinggi baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor.

Hal ini didukung oleh penerapan kurikulum 2013 yang harus mengintegrasikan empat aspek penting dalam pembelajaran seperti Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Literasi, Kemampuan 4C, dan juga HOTS (Higher Order Thinking Skills). Salah satu aspek yang dituntut dalam kurikulum 2013 adalah HOTS. HOTS merupakan suatu kemampuan mengolah dan menggabungkan informasi berupa fakta maupun gagasan yang dapat diperoleh dengan cara mengingat, memahami, menghubungkan, mengkategorikan dan mengevaluasinya.
Pada prakteknya, penerapan pembelajaran HOTS bukan hal yang mudah dilaksanakan oleh guru. Di samping guru harus benar-benar menguasai materi dan strategi pembelajaran, guru pun dihadapkan pada tantangan dengan lingkungan dan intake siswa yang diajarnya. Kadang guru sudah merasa berbuat maksimal agar kegiatan pembelajaran menarik, tetapi respon para siswa tetap saja dingin, dan relatif pasif. Kegiatan pembelajaran masih berkutat pada duduk, dengar, catat, dan hafal (DDCH).

BENTUK KEGIATAN

Adapun bentuk kegiatan yang akan dilakukan sebagai berikut:

1.  Seminar Nasional
2.  Presentasi Makalah (Oral/Poster)
3.  Workshop tentang Pembuatan RPP K13 Revisi 2017
4.  Webinar (Seminar Online)*

TEMA KEGIATAN

“HOT Skills in Mathematics Education”

TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN

  1. Memberikan pengetahuan tentang HOTS dalam pembelajaran
  2. Membudayakan forum-forum ilmiah di lingkungan civitas akademika
  3. Sebagai ajang komunikasi dan bertukar informasi antar mahasiswa, guru, dosen, peneliti, praktisi dan pemerhati matematika dan pembelajarannya tentang up-to-date issue di tingkat nasional maupun global.
  4. Meningkatkan kreativitas dan pengetahuan peserta dalam pengembangan penelitian matematika dan pendidikan matematika.
  5. Sarana mempublikasikan hasil penelitian bidang matematika dan pendidikan matematika.
  6. Memberikan pemahaman kepada pendidik tentang konsep penyusuna butir soal standar internasional dan model-model soal yang dikembangkan dalam studi internasional.